
Pada dasarnya open bar dibuat atas permintaan kedua mempelai. Umumnya pasangan menetapkan budget terpisah dari pos pesta pernikahan mereka. Perlu diingat, bahwa open bar tidak sama dengan cash bar.
Jika para tamu diharuskan membayar sendiri minuman yang dipesan dalam cash bar, maka dalam open bar, si penyelenggara pestalah yang menanggung semuanya, baik minuman, makanan ringan, hiburan –berupa disc jockey– hingga keberadaan bartender untuk meramu dan meracik minuman sedap.
Menurut Philip Victor Wilson Jr, pendiri Liquid Bar Organizer yang sering ke luar negeri untuk urusan penyelenggaraan open bar ini, agar lebih mudahnya pasangan pengantin bisa menyewa bar organizer yang saat ini sudah mulai banyak bermunculan.
“Namun sebaiknya pasangan pengantin juga ikut menentukan minuman apa saja yang ingin dihidangkan dalam open bar tersebut,” ujar Philip. Karena selain bisa mengatur sendiri budget-nya, pestanya bisa berlangsung sangat personal mengingat minuman favorit para tamulah yang disediakan. Pendeknya, trend baru ini tentunya akan semakin membuat dunia pernikahan semakin dinamis saja!
Bella Donna The Wedding
| ←Previous Dress Your Groom Trimming Tricks | Jangan Tolak Bantuan! Next→ |
|---|
| < Previous | Next > |
|---|