Marketing Support
Content Support

Berhati-hatilah untuk yang akan menikah. Cek darah untuk mengetahui apakah Anda atau pasangan ‘pembawa sifat’? Karena bisa saja, keturunan Anda nanti seorang thalassemia mayor yang belum ada obatnya.

Thalassemia atau dalam bahasa yunani berarti Thalassa; laut dan aemia; anemia adalah kurang dan tidak sempurnanya bentuk sel-sel darah merah yang mengalir dalam tubuh serta kelebihan zat besi.  Pada manusia normal, sel-sel darah merah yang mengalir berbentuk bulat sempurna dan sangat cukup mengandung hemoglobin. Sebaliknya, pada penderita thalassemia, sels-sel merah terbentuk amat tidak sempurna. Selnya pun tidak mengandung cukup hemoglobin. Dimana sel-sel ini tidak mampu memberi oksigen yang diperlukan oleh tubuh.

Bertahun-tahun yang lalu, tidak lebih dari umur 5 tahun, penderita thalassemia meninggal. Melalui perkembangan ilmu kedokteran, penderita thalassemia kini bisa bertahan hidup diatas umur 20 tahun, bahkan menurut Ruswandi dari Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia (POPTI), penderita thalassemi paling tua bertahan hidup hingga umur 54 tahun.

“Untuk bertahan hidup, penderita thalassemia memang harus transfusi darah, minum teratur obat kelasi besi,” ujar Bp. Ruswandi saat menjadi pembicara pada seminar “Satukan Cinta Kendalikan Thalassemia” yang digagas Prodia, beberapa pekan lalu di Prodia Tower Jl. Kramat Raya 150 Jakarta 10430.

Untuk mengurangi penderita thalassemia, lebih lanjut Ruswandi mencontohkan negara Mexico. Setiap calon pengantin yang akan menikah, wajib melampirkan bukti kesehatan berupa cek darah kepada gereja dimana mereka dinikahkan. “Beberapa tahun penduduk Mexico itu kan 506.000. Dan waktu itu 1 dari 3 orang adalah talassemia. Bila pemerintah tidak turun tangan, pastinya penduduk Mexico habis talassemia,” ujar Ruswandi.

“Kalau di Mexico setiap yang akan menikah, wajib menunjukkan pemeriksaan darah. Silahkan anda memeriksakan darah. Jadi yang siap menikah, wajib membawa surat pemeriksaan darah. Kalau orang kita kan beda. kalau orang sana tidak punya keturunan is okey, beda dengan orang kita.

Untuk kasus di Indonesia, dianjurkan untuk mencegahnya sedini mungkin, melalui pemeriksaan darah masing-masing pasangan untuk kemudian dilakukan penindakan. Anak yang mengidap talassemia misalnya, tidak selalu berasal dari orangtua penderita talassemia. Talassemia bisa dihasilkan dari kedua orang tua pembawa sifat, atau salah satu orang tua talassemia mayor.

Dian Pujayanti

Comments (0)add
Write comment

security image
Write the displayed characters


busy

Soqoo Link Exchange Text Back Links Exchange Text Backlink Exchanges

blogvrman firel masukberita.com arenainformasi.com firman-gunajaya.web.id